Saat
nunggu biyung pas mau mudik tadi sore. Aku melihat adek kecil.
Ya
adek kecil yang sedang belajar jalan, disekelilingnya sangat banyak orang yang
memperhatikannya mungkin itu ibunya, neneknya, saudaranya atau bahkan teman
temannya..
Tetiba
salah satu dari banyak orang it berteriak
“Ayo
lari nak, ayo lari..!”
Anak
kecil itu pun berlari dengan penuh semangat. Ditengah perjalanan sebelum sampai
tujuan ternyata adek kecil itu jatuh dan lantas menangis sejadi jadinyaa maka
secara refleks orang2 disana mendekatinya,
ibunya langsung memeluknya dan yang laiinnya ikut menggodanya supaya berhenti
menangis..
Diperjalanan
aku bertanya, biyung si dia lagi kenapa ya? Kok bla bla blaa..
Jalan
sangat ramai jadi aku sempat berfikir biyung tak mendengar apa yang kubicarakan.
Ternyata
kalau kita galau orang lain ikut memikirkan kita yaa? Jawabnya.
Itulah
konsekuensi berjalan bersama yung, ketika satu sakit maka yang lain tak bisa
diam sajaa..
Kita
kembali ke Adik kecil tadi.
Ia
tak sempat berfikir apa yang akan terjadi saat ia berlari, namun ia tetap
mencoba berlari. Hinnga akhirnya ia mengerti bahwa terjatuh itu sakit, dan ia
paham bahwa dalam proses belajarnya ia tak sendiri melainkan ada orang yang
membangunkannya saat ia harus terjatuh..
Kadang
kita enggan untuk mencoba karena takut tak mampu dan terjatuh.
Kadang
kita selalu ingin berjalan sesuai dengan mau kita sendiri tanpa mendengar apa
yang disarankan oleh orang yang ada disamping kita meskipun pada akhirnya saat
butuh pundak merekalah yang selalu ada.
Kadang
kita merasa menjadi orang yang tidak pernah diperhatikan padahal bisa jadi mereka
selalu memikirkan kegalauanmu tanpa kau ketahui.
Kadang
kita merasa sedang berjalan sendiri padahal bisa jadi dalam diam mereka tak
ingin kau tau bahwa mereka selalu memperhatikanmu dan ada didekatmu namun kau
tak pernah ingin menyadarinya.
Kadang
kita berfikir bahwa kita kuat untuk melakukan segalanya dengan sendiri tanpa
berbagi padahal bisa jadi orang disampingmu sedang bingung dan menantimu agar
kau bisa menceritakan apa yang terjadi dan apa yang bisa ia bantu.
Banyak
belajar dari adik kecil tadi.
Mari
berjalan meskipun tertatih-tatih..
Belajar
berlari, berlari semampunya.
Jatuh?
Tak apa karena kita tak sendiri..
Terima
kasih A, Teh, Mas, Mba..
Karena
aku hanya sedang belajar.
Belajar
dari orang2 yang tak pernah berhenti berlari, maka ijinkan akuu.. T.T meski aku
masih terlaru sering terjatuh.
Berlarilah..
berlarilah semampumu, Na..
berlarilah semampumu, Na..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar