Label

Sabtu, 23 September 2017

Perempuanku, Mamah

Sebab  suatu waktu kau akan mengerti tentang perempuan seutuhnya. Sepertinya dalam segala suka dukanya, maka kelak kau akan memahaminya.
Ia adalah sumber, perantaraNya hingga berdiri tanpa tapi.
Tentang perjalanan seorang perempuan, ku minta agar kau maknai ulang. Agar kita sama-sama mengerti, agar merasa bahwa tiada yang tak berarti.
Entah, ekspresi atau deskripsi apa yang mampu kita gambarkan untuknya..
Tentang nafasnya yang sesak tersebab aku, tentang geraknya yang terbatas sebab penjagaannya padaku, tentang beban berat yang tak sebentar, tentang pertaruhan nyawa dalam pertempuran memulai hidupku, tentang keringat yang tiada surut sebab meninabobokanku, tentang mata yang lelah sebab terjaga karena tangisku, tentang ini, tentang itu, tentang aku, tentang kakak, tentang adik, tentang kita, tentang rumah, tentang eta, tentang ieu, tentang banyak Mah...
Darimu aku belajar menjadi perempuan..

Kusampaikan kepada yang Maha Baik untuk menjagamu lebih dari apapun, memberi kebaikan dengan setia.
Kusemogakan, segala tentangmu akan abadi. Sebab tiada sedikitpun waktumu yang luput kecuali untuk abdi..

Hai kau, doakan Mamah..
Semoga lekas sehat, dikuatkan dari segala sesuatu apapun itu..
Dear, kau pun harus selalu menjaga sehat selama sempat..


Ya, perempuanku lah yang mengajariku menjadi seorang perempuan..
Allahku, kemohonkan sebaik baik penjagaan untuknya.

Jumat, 15 September 2017

Kita

Kita saling berkabar tanpa sadar
Kita saling bicara tanpa nada
Kita saling berbalas tanpa tahu
Kita saling bertatap tanpa mengerti
Kita saling paham meski tak berucap
Kita saling rindu meski ragu
Begitulah tentangmu
Lantas apa yang kau ragu?
Akan kujaga ingin kita hingga sampai, pun dengan kau bukan?
Aku akan memeluk harap tanpa tapi
Pun kita sama-sama mengerti ada banyak harap yang tertitip
Jangan siakan
Jagalah dengan caramu
Aku pun menjaga semampuku

Kusemogakan pilihan atas perjalanan hari ini tidak menodai
Sesampai mana kita menjaga pinta
Sejauh itu kita berdiri diatas doa
Kusemogakan Allah selalu ridho
Atas segala jejak
Atas setiap langkah
Atas setiap ucap
Atas pilihan kita kemarin, hari ini, dan esok

Dear, aku mendengarmu lewat samar
Namun aku mengikhtiarkannya untuk tidak luput
Jikalaupun bukan kau, maka aku bahagia
Jikalaupun bukan aku, kau harus rela

Selasa, 05 September 2017

Bertahan

Sebab dedaunan yang jatuh pun mengerti tentang makna
Maka bersabarlah, sebab setiap doa kan menemui ujung
Maka bertahanlah, sebab seterkoyak apapun kisah akan berakhir
Maka setialah, sebab jalan ini akan usai
Maka bersyukurla, sebab kita akan diperjumpakan
Maka bahagialah, sebab tak ada suatu nikmatpun yang luput ia titipkan

Adalah hati yang tenang yang akan menjemput ridho
Adalah jasad yang kuat, ia yang akan menjadi garda terdepan dalam pertempuran
Adalah ia yang bertahan lebih lama, memadukan sabar dan syukur dalam kebahagiaan
Tiada puisi yang terlewat ku eja
Takkan ada kisah yang akan terlewatkan tanpa makna

Tentang perjalanan kita
Maka takkan ada rapuh selama kita masih berjalan
Jadilah tangguh, tetaplah kokoh
Rumah Cahaya adalah mimpi kita
Tak patut kita mengkhianatinya dengan menyerah berusaha

#Tuntaskan!