Label

Selasa, 28 November 2017

Air Jatuh

Tiada sendu yang dibawa hujan
Sebab tlah lama kau tak bersapa dengan hangat
Hingga tiada jarak yang lagi dekat

Aku hanya ingin menceritakan duka
Namun tak hadirnya kau pun adalah luka
Maka kini aku hanya akan berujar dengan bayang
Tentang kisah yang tak utuh

Perjalanan menarik yang dibawa hujan
Hanya kau sia siakan sahaja
Yang terpancar hanya dusta
Sampai akhirnya hujan itu hanya menjadi air-air yang jatuh
Tanpamu
Tanpa makna

Air jatuh itu mengabarkan kegembiraan jika kau ada
Tapi masa tidak bersahabat denganku
Biarkanlah sahaja
Semesta menjadi kaku
Sebab tak hadirnya kau dalam ruang fana kita

Ekspresi syukur,
Kau harus selalu hadir bersamaku
Agar air yang jatuh menjadi selaksa abdi kami
Bagi yang tak menghardiknya
Agar air yang jatuh menjadi bagian kisah
Hingga disampaikanNya sampai kisah terakhir
Di rumah Cahaya impian kita

Minggu, 26 November 2017

Fana

Kau sedang berkelana kemana?
Hingga bukan hal yang mudah menemuimu dalam hitung detik dan waktu.
Entah, membuang candu ini bagaimana, tersebab kau.
Aku tak menemuimu lagi dalam baris-baris sajak yang sama sama kita cipta untuk kenang masa depan.
Aku enggan berujar rindu, aku takut.
Aku takkan mencarimu, sebab aku khawatir.
Aku tak mungkin mengejarmu, sebab aku kalut.
Aku tengah bergulat dengan bayangku, sebab kau..

Kau tengah menyiksa berapa ribu jiwa?
Melempar api dan kemudian bersembunyi.
Menanam padi dan kemudian menjadi hama.
Menyiram tanam dan tetiba menjadi topan.
Memberi makna dan meninggalkan luka..

Sebab apa kau demikian jika yang kau simpan adalah duka