Serasa
sangat lama lima monster kecil ini tak memberikan serangan kepada robot bisu
ini, tiba-tiba semua seakan kelu. Tak mampu mengungkap semua rasa serta derita
dalam benak meski hanya dalam waktu 5 hari atau bahkan lebih.
Ini tentang
kisahku, yang katanya tak sendiri.
Sekian lama
berproses ditempat yang aku tak mengerti memeberikan berjuta pengalaman unik
yang ku rasakan. Semua menganggap ini adalah konyol, ya karena memang demikian.
Waktu
berjalan seperti angin topan, mengkikis habis semua perasaan. Tak ada yang
mengerti bahkan jika ia mengerti pun ia malah berdiam diri. Bukan karena tak
ada mimpi yang kujalani namun karena rasa kecewa kepada diri sendiri, kecewa
akan mimpi yang tak lagi bersama diri, semua pergi tanpa permisi. Termenung
dalam keramaian merasakan perih yang menjadikan semua orang kebingungan, Allah
selalu memberi jalan.
Semua
datang dan pergi sislih berganti, biarkan saja asa itu tetap disini tuk
membersamai tiap duka dalam bahagia ini. Betapa Allah sangat mengerti dengan
apa-apa yang dibutuhkan oleh hambaNya, Dia memberikan apa yang tak pernah kita
bayangkan. Disana terdengar tawa bahagia yang menggelegar, namun mengapa disini
tak terdengar tangis meski lirih.
Hingga
tetes terakhir..
Iya, aku..
Aku sudah
kembaliii....
Aku kembalii,
5 hari kemarin lagi bersemedi..
Dan saat
kemarin-kemarin lah aku mengada-ngadakan sendiri bayangmu disampingku tapi
sayang itu tak mempan. Nampaknya harus mencari obat yang lebih mujarab saat
penyakit itu hadir disekitar kita karena cinta yang membuat kita bertahan dan rindu
sebagai penguatnya. Ana uhibbukum fillah, miss you so much..
Selama
dilangit yang lain ini rasanya jarang sekali merindukan mamah dan bapak, karena
mereka setia menemani setiap haru ku meski dalam setiap lelahnya selalu ada
untukku dalam setiap rasa yang tercipta, namun akhir-akhir ini aku tak ada
untuk mereka. I am so sorry mah, pak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar