Label

Sabtu, 17 Februari 2018

Sepucuk maaf

Aku sedang mengeja kerinduanmu
Tak terdefinisikan seperti aliran air
Mengalir tanpa aturan
Namun memiliki muara

Aku sedang mendefinisikan diammu
Mengejar bayangmu yang semakin semu
Menemuimu dalam setiap malamku
Menapaki kenang yang tlah dilalui
Namun tak kunjung temu dengan damai

Segeralah berikan aku sepucuk maaf
Agar aku dapat menggenggam kembali janjimu
Yang sejak saat itu retak kau rusak
Dan menjadikan tembok besar antara kita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar