Label

Senin, 03 April 2017

Menjadi Sebab



Kisah fiktif ini akan semakin menarik menyeruak ke ruang alam yang makin dalam..

Karena menjadi sebab adalah yang sesungguhnya
Kau sudah memahami sampai sejauh ini, jangan biarkan aku menjadi sebab kepergianmu. Karena menjadi sebab adalah mencari kesungguhan. Aku ingin menjumpaimu dalam kedamaian, mengenalkanmu pada ceritaku yang makin hari tampak makin tak karuan. Sampai kapan kau akan bersembunyi dibalik diam sedang aku mengetuk pintu yang tertutup rapat? Sejauh mana aku harus mencari diammu? Selama apakah kau menyembunyikan rindu?
Hai kau, aku tak ingin menjadi sebab.
Maka semembisu apapun kau, aku akan menyelami setiap rasa yang terselip. Membukakan setiap luka untuk menemui sepenggal rasa yang sempat tersemat. Sudah sejauh ini, dan aku tak mungkin meninggalkanmu dalam setengah rasa yang tertinggal. Biarkan aku menjaga rasa dalam sekelebat amarah yang seringkali kau ucap.
Ijinkan aku menyimpan rapi rindu yang kau tinggalkan dengan sejuta kepedihan.
Diammu adalah pilihan sikap terbaik yang telah kau putuskan, haruskah jejakmu menjadi pilihku jua? Seperti harus menemui halilintar dibawah matahari jika aku beriring dengan jejakmu.
Kau tetaplah jadi kau yang tak bertopeng.
Aku paham maksud kata dalam setiap diammu, aku mengerti setiap eja dalam bisu, aku hafal setiap nada dalam sendumu, aku mendengar meski kau hanya berbisik padanya bukan aku, aku mampu mengejawantahkan maksud amarahmu, namun maaf aku alpa dengan rasa.
Semoga menjadi jalanmu untuk menemui makna, tentang rindu yang semakin candu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar