Puisimu
Katamu
Kalimatmu
Hingga setia hurufmu
Bisa terbaca dalam ruang kosong yang mulia
Tapi penuh tanya
Dari mana
Hadirnya menjadi sejuta tanya
Aku siapa
Sejak senja hingga gulita
Aku terbungkam dan kau tiada
Hingga kata melupa
Hingga dunia membisu
Jagad raya meminta
Untukmu yang disana
Hilangkan perkara
Karena disetiap rasa kan menyimpan luka
Untukmu
Pintalah setiap jiwa untuk mendamba
Atas setia yang tercipta, berdamailah
Karena dalam setia rasa kan tumbuh siksa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar