Jiwa yang kejam semakin
mengecam
Yang hampa semakin
mengancam
Sampai kapan suara ini tak
tersampaikan
Menanti berhamburan sampai
tiada kata juang
Atau membiarkan maut
mengakhiri semua penghakiman
Jiwa yang hilang kan terus
melayang
Meminta siksa atas hidup
yang mapan
Jika kisah takkan lagi
berjuang bersama makhluk jalanan
Jika bumi takkan lagi
bersahabat dengan orang sawahan
Jika tembok menjulang
tetap menjadi penghalang antara rakyat dan konglomerat
Disini hanya tercatat
tentang aturan aturan yang memenjara rakyat
Yang hanya menjadi tulisan
tanpa kekuatan
Jika hidup hanya sekadar
dunia
Maka nista menanti dalam
gela berkeanjangan
Disini tempat kita
berlabuh
Ingin kau jadikan apa
hidupmu
Maka itu tempat terakhirmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar